{"id":674,"date":"2026-10-14T16:10:16","date_gmt":"2026-10-14T09:10:16","guid":{"rendered":"https:\/\/medialangit.com\/?p=674"},"modified":"2026-10-14T16:10:16","modified_gmt":"2026-10-14T09:10:16","slug":"para-uskup-katolik-kecam-keras-serangan-terhadap-pertemuan-alkitab-di-negara-bagian-india","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medialangit.com\/?p=674","title":{"rendered":"Para uskup Katolik kecam keras serangan terhadap pertemuan Alkitab di negara bagian India"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Para uskup Katolik India mendesak pemerintah Negara Bagian Benggala Barat untuk menindak secara hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah pertemuan Alkitab, di tengah meningkatnya insiden anti-Kristen sejak partai pro Hindu, Bharatiya Janata Party (BJP), berkuasa di negara bagian tersebut pada\u00a0 Mei.<\/p>\n<p>Konferensi Waligereja India (CBCI), dalam pernyataan yang dikeluarkan pada 12 Oktober, menolak tuduhan adanya upaya konversi agama, sebuah tuduhan yang menurut para pemimpin Kristen telah berulang kali digunakan untuk membenarkan serangan terhadap komunitas mereka.<\/p>\n<p>Para uskup menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak dasar kebebasan beragama dan mendesak pemerintah negara bagian untuk bertindak cepat terhadap mereka yang bertanggung jawab mengacaukan pertemuan tersebut.<\/p>\n<p>Mereka juga meminta Menteri Dalam Negeri federal, Amit Shah, untuk turun tangan dan menjamin keselamatan kelompok minoritas agama.<\/p>\n<p>Setidaknya 60 insiden yang menargetkan komunitas Kristen tercatat di Benggala Barat antara tanggal 13 Mei hingga 20 September, menurut India Hate Lab,\u00a0 sebuah organisasi non-pemerintah.<\/p>\n<p>BJP mulai berkuasa di Benggala Barat pada 9 Mei setelah memenangkan 207 dari 294 kursi di badan legislatif negara bagian tersebut, sekaligus mengakhiri kekuasaan selama 15 tahun Partai\u00a0 Kongress, sebuah partai daerah yang dipimpin oleh Mamata Banerjee.<\/p>\n<p>Insiden terbaru terjadi dalam acara\u00a0 Pertemuan Akbar Alkitab Warga Santal Tahunan di Jalalkhali, distrik Nadia, yang berada di bawah naungan Keuskupan Krishnagar.<\/p>\n<p>Lebih dari 2.000 orang telah berkumpul untuk mengikuti pertemuan tersebut, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Oktober, menurut Uskup Krishnagar Mgr. Nirmol Vincent Gomes.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada sama sekali kegiatan konversi agama,\u201d ujar uskup tersebut kepada UCA News pada 14 Oktober.<\/p>\n<p>Ia mengatakan bahwa pihak penyelenggara telah mengantongi semua izin resmi yang diperlukan.<\/p>\n<p>Namun, pada 9 Oktober, sekelompok besar orang datang berarak sambil menyerukan nama dewa-dewa Hindu dan menggunakan pengeras suara untuk menuduh umat Kristen melakukan pemaksaan konversi agama dalam pertemuan tersebut.<\/p>\n<p>Saat massa semakin membesar, mereka meneriakkan slogan-slogan anti-Gereja, merusak properti Gereja, dan menyerang umat Kristen.<\/p>\n<p>Insiden tersebut membuat para imam, kaum religius, dan peserta retret merasa ketakutan serta terguncang, demikian pernyataan CBCI.<\/p>\n<p>Uskup Gomes mengatakan pihak keuskupan telah melayangkan pengaduan kepada polisi, namun belum melihat adanya tindakan nyata baik dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah setempat.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap dan berdoa agar kedamaian segera tercipta di wilayah ini,\u201d kata uskup dari tarekat Salesian tersebut.<\/p>\n<p>Pastor Jithin Muthukattil, imam paroki Jalalkhali, mengatakan bahwa penyelenggara memutuskan untuk mengakhiri pertemuan tersebut lebih awal pada 10 Oktober menyusul serangan itu.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa pertemuan tahunan tersebut telah berlangsung dengan damai selama 12 tahun terakhir.<\/p>\n<p>Herod Mullick, pendiri sekaligus sekretaris jenderal Bangiya Christiya Pariseba (BCP) \u2013 Dewan Kristen Bengal \u2013 mengatakan kepada UCA News bahwa kegagalan pihak berwenang untuk merespons secara efektif semakin memperdalam kekhawatiran umat Kristen.<\/p>\n<p>Ia memperingatkan bahwa sikap diam atau tidak adanya tindakan dapat ditafsirkan sebagai bentuk toleransi terhadap kekerasan yang menargetkan umat Kristen.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti pola yang mengkhawatirkan, di mana pihak yang dituduh menyerang umat Kristen justru kemudian menuduh korbannya sebagai pihak yang memicu kekerasan tersebut.<\/p>\n<p>Mullick menyatakan bahwa tuduhan para tokoh Hindu yang menyebut peserta pertemuan Alkitab Jalalkhali sebagai pihak yang pertama kali melempar batu adalah sama sekali tidak benar.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.ucanews.com\/news\/catholic-bishops-slam-attack-on-bible-convention-in-indian-state\/115775\">Catholic bishops slam attack on bible convention in indian state<\/a><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Para uskup Katolik India mendesak pemerintah Negara Bagian Benggala Barat untuk menindak secara hukum pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah pertemuan Alkitab, di tengah meningkatnya insiden anti-Kristen sejak partai pro Hindu, Bharatiya Janata Party (BJP), berkuasa di negara bagian tersebut pada\u00a0 Mei. Konferensi Waligereja India (CBCI), dalam pernyataan yang dikeluarkan pada 12 Oktober, menolak tuduhan adanya upaya konversi agama, sebuah tuduhan yang menurut para pemimpin Kristen telah berulang kali digunakan untuk membenarkan serangan terhadap komunitas mereka. Para uskup menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak dasar kebebasan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":677,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/i.ucanews.com\/ucanews\/uploads\/2026\/10\/-6acf54c455863_600.jpeg","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ucanews"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=674"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/674\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}