{"id":531,"date":"2026-10-12T08:03:34","date_gmt":"2026-10-12T01:03:34","guid":{"rendered":"https:\/\/medialangit.com\/?p=531"},"modified":"2026-10-12T08:03:34","modified_gmt":"2026-10-12T01:03:34","slug":"para-pemimpin-agama-sepakat-mengenai-ai-iklim-dan-hak-hak-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medialangit.com\/?p=531","title":{"rendered":"Para pemimpin agama sepakat mengenai AI, iklim, dan hak-hak anak"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Para pemimpin agama yang bertemu di Kazakhstan telah menyetujui tiga dokumen mengenai kecerdasan buatan (AI-<em>Artificial Intelligence<\/em>), perubahan iklim, dan hak-hak anak yang menderita penyakit mematikan.<\/p>\n<p>Langkah ini dijelaskan\u00a0 oleh penyelenggara sebagai peralihan dari sekadar dialog antaragama menuju tindakan bersama.<\/p>\n<p>Menurut Kantor Berita <em>Fides<\/em>, dokumen-dokumen tersebut disahkan dalam sidang ke-24 Sekretariat Kongres Pemimpin Agama-Agama Dunia dan Tradisional di Astana pada 7 Oktober.<\/p>\n<p>Pastor Laurent Basanese SJ, seorang pejabat Dikasteri Dialog Antaragama Vatikan yang menghadiri pertemuan tersebut, mengatakan pertemuan itu menunjukkan nilai \u201cdiplomasi spiritual\u201d, sebuah forum di mana para pemimpin agama dapat menggunakan otoritas moral mereka demi kepentingan masyarakat tanpa menggantikan peran pemerintah atau lembaga politik.<\/p>\n<p>\u201cKepentingan utama Gereja Katolik adalah menjalin pertemuan yang penuh persaudaraan dan spiritual, guna melihat apa yang dapat kita lakukan dan bagaimana kita bisa bekerja sama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dokumen pertama, yang merupakan kode etik penggunaan AI dalam konteks keagamaan, disusun atas inisiatif Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev.<\/p>\n<p>Dokumen ini menyerukan kepada komunitas keagamaan untuk memastikan bahwa perangkat AI yang digunakan untuk komunikasi, pendidikan, dan pembuatan konten tetap menghormati martabat manusia serta nilai-nilai spiritual.<\/p>\n<p>Kode etik tersebut juga memperingatkan bahwa teknologi ini dapat disalahgunakan untuk memanipulasi sentimen keagamaan, menyebarkan kebencian, atau mendistorsi ajaran agama.<\/p>\n<p>Dokumen ini mendorong komunitas keagamaan untuk tidak hanya mempertanyakan apa yang bisa dilakukan oleh AI, tetapi juga apa yang seharusnya diizinkan untuk dilakukan oleh teknologi tersebut.<\/p>\n<p>Dokumen kedua menyerukan kepada komunitas keagamaan untuk turut mengatasi perubahan iklim dengan cara mengedukasi umat mengenai kepedulian terhadap alam ciptaan, mendorong perilaku yang berkelanjutan, serta menyoroti dampak kerusakan lingkungan terhadap kelompok masyarakat yang rentan.<\/p>\n<p>Dokumen ketiga, \u201cPiagam Hak-Hak Anak yang Menderita Penyakit Terminal,\u201d disampaikan sebagai inisiatif bersama antara Kazakhstan dan Vatikan. Piagam ini menegaskan hak anak atas perawatan yang manusiawi, bantuan medis dan paliatif, dukungan psikologis, serta pendampingan spiritual yang menghormati keyakinan anak dan keluarganya.<\/p>\n<p>Pastor Basanese menyatakan ketiga dokumen tersebut tidak mengikat secara hukum, namun dapat memberikan kerangka kerja etis bagi para pembuat kebijakan yang menghadapi perubahan pesat di bidang teknologi, lingkungan, dan geopolitik.<\/p>\n<p>\u201cKita semua adalah bagian dari satu umat manusia, dari bumi yang sama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cKeahlian kita mungkin berbeda, baik di bidang politik, ekonomi, keuangan, maupun spiritual, namun setiap orang dipanggil untuk berkontribusi bagi kesejahteraan bersama.\u201d<\/p>\n<p>Sidang tersebut juga membahas usulan Tokayev mengenai Gerakan Perdamaian Global yang bertujuan mengubah deklarasi antaragama menjadi kerja sama berkelanjutan di antara berbagai komunitas keagamaan.<\/p>\n<p>Inisiatif ini akan berfokus pada upaya mencegah eksploitasi agama sebagai pembenaran atas konflik bersenjata, permusuhan, dan ujaran kebencian.<\/p>\n<p>Rencana yang dipaparkan di Astana mencakup kerja sama dengan Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melindungi tempat-tempat ibadah di wilayah konflik.<\/p>\n<p>Pihak penyelenggara juga mengusulkan program-program yang melibatkan kaum muda, akademisi, dan profesional media guna mempromosikan toleransi serta sikap saling menghormati.<\/p>\n<p>Pastor Basanese mengatakan interaksi antaragama telah melampaui tahap awal yang penting, yakni sekadar mempelajari keyakinan dan tradisi agama lain.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini, tujuannya adalah mencari langkah maju yang lebih praktis melalui perjumpaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.ucanews.com\/news\/faith-leaders-agree-on-ai-climate-and-child-rights\/115710\">Faith leaders agree on AI climate and child rights<\/a><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Para pemimpin agama yang bertemu di Kazakhstan telah menyetujui tiga dokumen mengenai kecerdasan buatan (AI-Artificial Intelligence), perubahan iklim, dan hak-hak anak yang menderita penyakit mematikan. Langkah ini dijelaskan\u00a0 oleh penyelenggara sebagai peralihan dari sekadar dialog antaragama menuju tindakan bersama. Menurut Kantor Berita Fides, dokumen-dokumen tersebut disahkan dalam sidang ke-24 Sekretariat Kongres Pemimpin Agama-Agama Dunia dan Tradisional di Astana pada 7 Oktober. Pastor Laurent Basanese SJ, seorang pejabat Dikasteri Dialog Antaragama Vatikan yang menghadiri pertemuan tersebut, mengatakan pertemuan itu menunjukkan nilai \u201cdiplomasi spiritual\u201d, sebuah forum di mana para pemimpin agama&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":536,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/i.ucanews.com\/ucanews\/uploads\/2026\/10\/check-pic-faith-leaders-agree-on-ai-climate-and-child-rights-6ac8aa9ecd32d_600.jpeg","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ucanews"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=531"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/531\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}