{"id":486,"date":"2026-10-09T17:02:17","date_gmt":"2026-10-09T10:02:17","guid":{"rendered":"https:\/\/medialangit.com\/?p=486"},"modified":"2026-10-09T17:02:17","modified_gmt":"2026-10-09T10:02:17","slug":"dalam-pertemuan-para-uskup-di-vatikan-seorang-kardinal-bagikan-kisah-tentang-bagaimana-ponsel-mengubah-kehidupan-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medialangit.com\/?p=486","title":{"rendered":"Dalam pertemuan para uskup di Vatikan, seorang kardinal bagikan kisah tentang bagaimana ponsel mengubah kehidupan keluarga"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Pada 8 Oktober, Kardinal Filipe Neri Ferr\u00e3o berbicara dalam pertemuan para uskup di Vatikan mengenai keluarga.<\/p>\n<p>Ia menceritakan keberhasilan sebuah paroki di keuskupan agungnya di India dalam menjalankan program kunjungan pastoral keluarga dan malam keluarga bebas ponsel.<\/p>\n<p>Pada hari kedua pertemuan Paus Leo XIV dengan para ketua konferensi waligereja dan pimpinan Gereja-gereja Timur untuk memperingati 10 tahun <em>Amoris Laetitia,<\/em> para uskup yang berkumpul di Aula Paulus VI Vatikan diminta untuk mendiskusikan tantangan yang dihadapi keluarga saat ini.<\/p>\n<p>Kardinal Ferr\u00e3o, ketua Konferensi Waligereja India sekaligus Uskup Agung Goa dan Daman, menceritakan kisah sebuah keluarga di keuskupannya di mana \u201canak-anak terpaku pada ponsel mereka dan orang tua hanya memiliki sedikit sisa tenaga untuk dihabiskan bersama anak-anak\u201d setelah bekerja seharian dan mengurus rumah tangga.<\/p>\n<p>Ketika pastor paroki mengunjungi rumah mereka sebagai bagian dari pelayanan keluarga, sang istri menceritakan masalah tersebut dan perasaannya bahwa keluarga mereka jarang duduk bersama untuk berbincang, serta bagaimana \u201ckesalahpahaman kecil diam-diam menciptakan jarak\u201d di antara mereka.<\/p>\n<p>\u201cImam itu tidak menawarkan solusi instan,\u201d kenang\u00a0 kardinal.<\/p>\n<p>\u201cIa mendengarkan, serta mendorong mereka untuk berbicara secara terbuka dan saling mendengarkan. Mereka menyadari bahwa mereka harus melakukan sesuatu untuk mengubah cara mereka menjalani kehidupan keluarga. Awalnya, mereka memilih beberapa langkah kecil: Malam keluarga bebas ponsel setiap minggu, satu kali makan bersama setiap hari, dan doa bersama anak-anak selama beberapa menit.\u201d<\/p>\n<p>\u201cBeberapa pekan kemudian, ia melihat perubahan kecil namun nyata. Pergumulan mereka masih ada, tetapi mereka menghadapinya bersama-sama,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Pengalaman tersebut mendorong imam itu untuk membentuk Seksi Keluarga Paroki yang memprioritaskan kunjungan keluarga, dengan melibatkan pasangan yang lebih tua untuk mendampingi keluarga-keluarga muda, sebagai upaya menjangkau keluarga lain yang mungkin sedang \u201cberjuang dalam diam menghadapi situasi serupa.\u201d<\/p>\n<p>Kasus\u00a0 adalah salah satu contoh yang disampaikan kardinal itu mengenai bagaimana kehidupan keluarga sedang \u201cmengalami transisi yang mendalam dan radikal\u201d di India dan di seluruh Asia.<\/p>\n<p>\u201cBentuk-bentuk baru kemitraan dan hidup bersama tanpa ikatan pernikahan mulai bermunculan, di tengah perubahan pemahaman mengenai gender dan hubungan di lingkungan perkotaan,\u201d ujar Kardinal Ferr\u00e3o dalam pidato yang telah disiapkannya di hadapan para uskup yang berkumpul di aula tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKenyataan yang kian berkembang mengenai pernikahan beda agama dalam masyarakat kita yang majemuk secara agama memunculkan pertanyaan-pertanyaan baru seputar praktik dan pewarisan iman di dalam keluarga,\u201d tambahnya, seraya menyatakan, \u201cKeluarga-keluarga Katolik di banyak wilayah India dan Asia juga harus menjalani hidup di tengah polarisasi dan permusuhan antaragama yang kian meningkat.\u201d<\/p>\n<p>Saat Paus Leo pertama kali memanggil para uskup ke Roma untuk membahas masalah pernikahan dan keluarga, beliau menjelaskan, \u201cEra kita ditandai oleh perubahan-perubahan pesat yang menuntut, bahkan lebih mendesak dibandingkan sepuluh tahun lalu, pemberian perhatian pastoral secara khusus bagi keluarga.\u201d<\/p>\n<p>Kardinal Ferr\u00e3o bukanlah satu-satunya pembicara yang menyoroti bagaimana teknologi baru memengaruhi kehidupan keluarga.<\/p>\n<p>\u201cPenggunaan teknologi digital baru sedang mengubah kebiasaan sehari-hari keluarga serta cara anak-anak dibesarkan,\u201d ungkap Vincenzo Rosito, seorang profesor filsafat politik asal Italia sekaligus wakil dekan di Institut Teologi Kepausan Yohanes Paulus II, kepada para uskup.<\/p>\n<p>\u201cKesadaran pastoral yang diperbarui harus mengakui bahwa kita sedang belajar melakukan hal-hal baru dan bahwa kita semua terlibat dalam proses \u2018pembelajaran kolektif\u2019 yang luas. Bisa dikatakan bahwa keluarga-keluarga sebenarnya sudah mulai belajar ketika berbagai inisiatif pastoral menjangkau dan mendampingi mereka,\u201d tambah Rosito.<\/p>\n<p>Lebih dari 150 uskup dan patriark berkumpul di Vatikan pada 7-14 Oktober untuk pertemuan yang secara resmi bertajuk <em>\u201cSepuluh Tahun Setelah Amoris Laetitia: Mewartakan Injil bersama keluarga di masa kini.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Sesi pagi pertemuan para uskup pada 8 Oktober tersebut diisi dengan mendengarkan pidato dari Kardinal Ferr\u00e3o dan Rosito, serta sambutan pembuka dari Kardinal Mario Grech, Sekretaris Jenderal Sinode Para Uskup, dan Kardinal Kevin Farrell, Prefek Dikasteri Keluarga, yang menjadi penyelenggara bersama pertemuan tertutup yang berlangsung selama sepekan itu.<\/p>\n<p>Berdasarkan jadwal resmi, para uskup juga mendengarkan sebuah kesaksian yang tidak dipublikasikan kepada umum dan menghabiskan sisa hari itu dengan diskusi kelompok.<\/p>\n<p>Pada 9 Oktober, para uskup akan membahas kaum muda dan penemuan panggilan untuk menikah.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Kardinal Grech menyoroti bagaimana \u201ckesetiaan dan kerapuhan sering kali saling terkait dalam kisah sebuah keluarga. Keluarga-keluarga yang berkomitmen teguh pada panggilan hidup mereka pun dapat mengalami ketidakpastian, ketegangan dalam hubungan, penderitaan, serta kebutuhan akan bantuan.\u201d<\/p>\n<p>\u201cAda yang harus berjuang memikul beban yang terasa terlalu berat untuk ditanggung,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>\u201cKita diajak untuk turut mendengarkan kesulitan yang dihadapi keluarga-keluarga dalam hubungan mereka dengan komunitas Kristiani kita, serta bertanya bagaimana pelayanan pastoral kita dapat lebih baik dalam mendukung mereka. Bahkan di tengah situasi ketidakpastian dan kerapuhan, tetap ada kerinduan mendalam dalam hati manusia: hasrat untuk mengasihi dan dikasihi, merasa menjadi bagian dari sesuatu, menjalin hubungan yang stabil, dan membangun masa depan yang diliputi harapan.\u201d<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.ucanews.com\/news\/at-vatican-bishops-meeting-cardinal-shares-how-phones-are-changing-family-life\/115706\">At vatican bishops meeting cardinal shares how phones are changing family life<\/a><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Pada 8 Oktober, Kardinal Filipe Neri Ferr\u00e3o berbicara dalam pertemuan para uskup di Vatikan mengenai keluarga. Ia menceritakan keberhasilan sebuah paroki di keuskupan agungnya di India dalam menjalankan program kunjungan pastoral keluarga dan malam keluarga bebas ponsel. Pada hari kedua pertemuan Paus Leo XIV dengan para ketua konferensi waligereja dan pimpinan Gereja-gereja Timur untuk memperingati 10 tahun Amoris Laetitia, para uskup yang berkumpul di Aula Paulus VI Vatikan diminta untuk mendiskusikan tantangan yang dihadapi keluarga saat ini. Kardinal Ferr\u00e3o, ketua Konferensi Waligereja India sekaligus Uskup Agung Goa dan Daman,&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":490,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/i.ucanews.com\/ucanews\/uploads\/2026\/10\/check-osv-at-vatican-bishops-meeting-cardinal-shares-how-phones-are-changing-family-life-6ac889230413a_600.jpeg","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-486","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ucanews"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/486","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=486"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/486\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=486"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=486"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=486"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}