{"id":484,"date":"2026-10-09T09:33:46","date_gmt":"2026-10-09T02:33:46","guid":{"rendered":"https:\/\/medialangit.com\/?p=484"},"modified":"2026-10-09T09:33:46","modified_gmt":"2026-10-09T02:33:46","slug":"paus-umat-katolik-hendaknya-menolak-ketidakadilan-dan-penindasan-terhadap-kaum-terpinggirkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medialangit.com\/?p=484","title":{"rendered":"Paus: Umat Katolik hendaknya menolak  ketidakadilan dan penindasan terhadap kaum terpinggirkan"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>Umat Katolik \u201cmenolak\u00a0 penindasan terhadap kaum lemah dan miskin, ataupun struktur ketidakadilan yang melanggengkan kondisi ketergantungan dan ketidakadilan,\u201d ujar Paus Leo XIV dalam audiensi umum mingguannya.<\/p>\n<p>Dengan menyembah Kristus, \u201cSang Kebenaran\u00a0 yang wafat bagi orang-orang yang tidak benar,\u201d umat beriman dipanggil untuk mengupayakan keadilan, perdamaian, dan persaudaraan, kata Paus pada 7 Oktober di Lapangan Santo Petrus.<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu, Gereja \u2018tidak memiliki hasrat yang lebih besar selain demi kesejahteraan semua orang, ia dapat berkembang secara bebas di bawah pemerintahan apa pun yang mengakui hak-hak dasar pribadi dan keluarga, serta tuntutan akan kesejahteraan umum,&#8217;\u201d ujarnya, mengutip dokumen Konsili Vatikan II <em>\u201cGaudium et Spes,<\/em>\u201d seraya melanjutkan rangkaian katekesenya mengenai dokumen konsili tersebut.<\/p>\n<p>Sebagaimana Kristus menjelma menjadi manusia untuk mendamaikan dunia dengan Allah, Gereja hadir di tengah dunia sebagai \u201ctanda penjelmaan Allah, untuk menyatakan rencana-Nya menjadikan kita semua anak-anak-Nya dalam satu keluarga besar umat manusia,\u201d kata Paus.<\/p>\n<p>Menempuh perjalanan sejarah bersama berbagai bangsa dan budaya membantu Gereja memahami cakupan misinya dengan lebih jelas, ujarnya.<\/p>\n<p>Misi tersebut bermula dengan membantu orang-orang \u201cmemperhatikan pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kehidupan: Pertanyaan mengenai asal-usul dan tujuan akhir kita, serta pertanyaan mengenai makna cinta dan penderitaan.\u201d<\/p>\n<p>\u201cLogika mengejar keuntungan dengan segala cara dan manipulasi informasi berisiko memberikan tekanan yang tidak semestinya agar orang mengikuti gaya hidup yang berpusat pada konsumsi barang-barang materi, padahal hati kita diciptakan untuk memandang ke atas,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Misi Gereja juga mencakup kontribusi dalam membangun \u201ckota duniawi,\u201d ujarnya, meskipun metode dan tujuannya tidak bersifat politis semata. Sebaliknya, Gereja menjadi saksi\u00a0 \u201ciman dan kasih, disertai komitmen terhadap keadilan, perdamaian, dan persaudaraan.\u201d<\/p>\n<p>Untuk menghayati Injil sepenuhnya, umat Katolik harus bekerja sama dengan rahmat Roh Kudus agar iman yang mereka akui tercermin dalam kehidupan sehari-hari mereka, kata Paus, melanjutkan katekesenya mengenai konstitusi <em>\u201cGaudium et Spes.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Kesenjangan antara iman yang diakui dan kehidupan sehari-hari, tulis konsili tersebut, \u201cpatut digolongkan sebagai salah satu kesalahan paling serius di zaman kita.\u201d<\/p>\n<p>Menghayati iman dalam masyarakat kontemporer juga menuntut para gembala, teolog, dan umat beriman untuk memilah unsur-unsur budaya modern yang layak dipertimbangkan, tanpa harus \u201cmengencerkan\u201d kekristenan demi membuatnya tampak lebih menarik, ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cMenghayati iman membutuhkan sikap batin yang seimbang, bebas dari tren budaya, serta kemampuan untuk memandang dunia secara positif sembari tetap teguh dalam menjaga dan mewartakan pesan Injil secara utuh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Gereja tidak berada \u201cdi atas\u201d atau \u201cdi samping\u201d dunia, melainkan \u201cmenyatu di dalamnya,\u201d lanjutnya, dan tujuan utamanya adalah agar Kerajaan Allah datang serta \u201ckeselamatan seluruh umat manusia dapat terwujud.\u201d<\/p>\n<p>\u201cGereja mengupayakan tujuan ini terutama melalui kesucian\u00a0 pribadi dan kasih persaudaraan,\u201d tambah Paus.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.ucanews.com\/news\/faithful-cannot-accept-oppression-injustice-pope-says\/115686\">Faithful cannot accept oppression injustice, pope says<\/a><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Umat Katolik \u201cmenolak\u00a0 penindasan terhadap kaum lemah dan miskin, ataupun struktur ketidakadilan yang melanggengkan kondisi ketergantungan dan ketidakadilan,\u201d ujar Paus Leo XIV dalam audiensi umum mingguannya. Dengan menyembah Kristus, \u201cSang Kebenaran\u00a0 yang wafat bagi orang-orang yang tidak benar,\u201d umat beriman dipanggil untuk mengupayakan keadilan, perdamaian, dan persaudaraan, kata Paus pada 7 Oktober di Lapangan Santo Petrus. \u201cOleh karena itu, Gereja \u2018tidak memiliki hasrat yang lebih besar selain demi kesejahteraan semua orang, ia dapat berkembang secara bebas di bawah pemerintahan apa pun yang mengakui hak-hak dasar pribadi dan keluarga, serta&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":493,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/i.ucanews.com\/ucanews\/uploads\/2026\/10\/check-osv-faithful-cannot-accept-oppression-injustice-pope-says-6ac724b68d8d5_600.jpeg","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-484","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ucanews"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/484","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=484"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/484\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}