{"id":465,"date":"2026-10-09T16:26:13","date_gmt":"2026-10-09T09:26:13","guid":{"rendered":"https:\/\/medialangit.com\/?p=465"},"modified":"2026-10-11T11:00:42","modified_gmt":"2026-10-11T04:00:42","slug":"jatuh-dalam-dosa-karena-terbujuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/medialangit.com\/?p=465","title":{"rendered":"Jatuh dalam Dosa karena Terbujuk"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hai, anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau,<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">janganlah engkau menurut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Amsal 1:10)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"598\" src=\"https:\/\/medialangit.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bujukan-dosa-1024x598.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-466\" srcset=\"https:\/\/medialangit.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bujukan-dosa-1024x598.jpg 1024w, https:\/\/medialangit.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bujukan-dosa-300x175.jpg 300w, https:\/\/medialangit.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bujukan-dosa-767x448.jpg 767w, https:\/\/medialangit.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/bujukan-dosa.jpg 1440w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah kita bertanya, bagaimana kita dapat jatuh dalam dosa? Mungkin kita pernah berkata, \u201cAh, tidak mungkin aku dipengaruhi untuk hidup dalam dosa\u201d atau setidaknya kita berkata, \u201cOrang berdosa tidak semudah itu mengecohku\u201d. Namun sadarkah bahwa orang berdosa tidak datang untuk \u201cmenentang\u201d kita? Kita kurang menyadari bahwa kita hidup ditengah-tengah orang-orang yang menyetujui jika kita melakukan dosa ataupun memberi manfaat atau sisi baik dari keberdosaan. Misalnya, aku merokok saja toh ayahku merokok; kalau aku kemarin tidak berbohong pasti aku sudah di marahi oleh ibuku (orangtuaku, bossku, etc.).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada banyak alasan untuk kita hidup berdosa, tapi fakta sebenarnya kita telah terbujuk. Temukan dan hitunglah alasan-alasan yang anda berikan untuk melanggar Firman Tuhan setiap harinya. Lalu bayangkanlah jika orang-orang terdekat anda memiliki alasan-alasan yang serupa dengan saudara. Berapa banyak orang yang telah terbujuk untuk melakukan hal yang sama, yaitu hidup dalam dosa?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perintah \u201cjanganlah engkau menurut\u201d menegaskan sikap yang harus diambil kala bujukan orang berdosa itu datang kepada kita. Jangan sesuaikan nilai anda dengan nilai orang berdosa tersebut, namun ukur nilai anda dihadapan Tuhan dan nilai-nilai yang diajarkanNya sesuai dengan FirmanNya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda mungkin tidak sedang dipengaruhi apalagi dipaksa orang untuk berdosa hari ini. Tapi sadarilah bahwa anda mungkin dapat terbujuk untuk melakukan dosa.Karena itu berdoa dan berjaga-jagalah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/seventy241.blogspot.com\/\">| Rev. John S.<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hai, anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut. (Amsal 1:10) Pernahkah kita bertanya, bagaimana kita dapat jatuh dalam dosa? Mungkin kita pernah berkata, \u201cAh, tidak mungkin aku dipengaruhi untuk hidup dalam dosa\u201d atau setidaknya kita berkata, \u201cOrang berdosa tidak semudah itu mengecohku\u201d. Namun sadarkah bahwa orang berdosa tidak datang untuk \u201cmenentang\u201d kita? Kita kurang menyadari bahwa kita hidup ditengah-tengah orang-orang yang menyetujui jika kita melakukan dosa ataupun memberi manfaat atau sisi baik dari keberdosaan. Misalnya, aku merokok saja toh ayahku merokok; kalau aku kemarin tidak berbohong pasti&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":466,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-refleksi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=465"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":512,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/465\/revisions\/512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/medialangit.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}